[WSABPelesir] Cirebon Demplon

Fyuuuhhhh…*bebersih debu*
Seperti biasa, nyah rumah lagi ribet sama urusan offline, jadi rumah ini terbengkalai 6 bulan hiks …
Ngga apa-apa lah ya, mari kita mulai mengumpulkan kembali semangat update yang hilang xixixi.

IMG-20140413-WA0008Ei pernah cerita belum ya kalo ei ikutan komunitas Wanita Sunda Antar Benua (WSAB)? Jadi, WSAB di bentuk pada tahun 2005. Anggotanya terbuka untuk siapa saja (tidak mesti asli orang sunda) yang merasa punya keterikatan dengan Sunda. Misalnya, pernah tinggal di Jawa Barat (sekolah, kuliah, kerja), punya suami orang Sunda, ada turunan Sunda, seneng sama budaya Sunda, dll.

Kenapa “antar benua?” . Karena awalnya WSAB terbentuk oleh para blogger yang tinggal di beberapa negara yang merasa kangen dengan segala yg berbau Sunda. Saat ini beberapa member yang tadinya merantau jauh di negeri orang sudah kembali ke tanah air.

Kegiatan yang ada di WSAB antara lain : WSABCare (semacam program anak asuh), WSABGath (arisan) dan yang terakhir sebagai inti dari postingan ei kali ini adalah WSABPelesir. Sebenarnya WSAB ada blognya juga di blogspot, tapi sudah lama hiatus. Dalam waktu dekat akan kembali “dibangunkan”, nanti ei info deh kalo blognya sudah aktif lagi.

Nah, kembali ke inti posting-an kali ini, ei ingin cerita tentang WSABPelesir pertama yang dilaksanakan tanggal 11-13 April kemarin, Cirebon Demplon ! .

WSABPelesir pertama ini digagas di group Whatsapp, sejak kurang lebih 2 bulan sebelum keberangkatan. Meskipun masih sekitar 2 bulan lagi, tapi kehebohan untuk susun itinerary, dress code, sudah dimulai. Hampir tiap hari whatsapp group ramai dengan postingan pernak pernik berwarna merah dan biru sebagai pelengkap dress code selama di Cirebon. Semakin dekat waktunya, grup whatsapp semakin ramai dengan persiapan, ada yang terserang flu dan ramai2 diberi semangat untuk sembuh supaya tetap bisa ikut, dll, Seru !!!

Pemberangkatan dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu dari Bandung dan Jakarta (kami menyebut tiap kelompok dengan grup Persib dan Persija ;-) ).

IMG-20140411-WA0057Berangkat dari Bandung dan Jakarta Jumat, 11 April 2014 malam menggunakan kereta api. Di perjalanan kami semua tegang, karena ada satu member yang berangkat dari Garut, terkena macet karena banjir (waktu itu Bandung hujan deras), suaminya sempat tukar tiket kereta api untuk pemberangkatan selanjutnya, tapi akhirnya tetap tidak bisa berangkat karena macetnya sangat parah hiks :-( . Semoga next time kita bisa bareng2 pelesir ya Ncop (Sofie).
Sampai di Cirebon grup Persib sampai duluan dan 10 menit kemudian grup Persija menyusul. Sampai di stasiun hampir tengah malam, tidak menghalangi kehebohan pertemuan grup Persib dan Persija hahaha :-D  . Sempat2nya juga minta tolong penumpang kereta lain yang turun dengan masih terkantuk-kantuk untuk ambil foto. Hasilnya? Yaaah namanya juga minta tolong, apalagi yang dimintain tolong masih ngantuk2 gitu, ya gitu deeehhh hehehe ;-) .
Eh iya, pelesir kali ini ada peserta termuda, adek bayi Kantia, putri dari Lia.

welcomecirebon

Selama di Cirebon kita akan menginap di hotel Amaris, dekat dengan stasiun. Di stasiun Cirebon kita dijemput mobil Hotel. Berhubung mobil hotel hanya satu yang jemput, jadinya kita putuskan barang2 dengan Lia dan adik Kantia menggunakan mobil, sisanya jalan kaki.

Sabtu, 12 April 2014 – Dress Code : Merah

Pagi2 sebelum keluar dari kamar, beberapa anggota sudah upload ke group whatsapp dengan dress code, padahal nanti juga ketemu di tempat sarapan. Lebay ya? Memang, tapi kita ga peduli yang penting seruuuu!!! Hahaha :-P . Dan ternyata, baby Kantia pun ngga kalah ikutan pake dress code merah juga xixixi.
Setelah sarapan di hotel, kamipun berangkat menuntaskan itinerary hari ini.

Merah

Sebenarnya inti WSABPelesir kali ini hanya wisata kuliner dan belanja batik. Tapi sopir dari mobil yang kami sewa berbaik hati menunjukkan tempat yang layak untuk dikunjungi sebagai “We were here” spot.
Spot pertama yang dikunjungi adalah halaman Kantor Walikota Cirebon. Saat itu waktu masih pukul 9 pagi, tapi panasnya udah lumayan terik. Di sini kami hanya foto2,  kemudian lanjut ke Keraton Kasepuhan.

IMG-20140412-WA0009

Sekilas Keraton Kasepuhan yang disadur dari Om Wiki :

“Keraton Kasepuhan adalah keraton termegah dan paling terawat di Cirebon. Makna di setiap sudut arsitektur keraton ini pun terkenal paling bersejarah. Halaman depan keraton ini dikelilingi tembokbata merah dan terdapat pendopo didalamnya.
Keraton Kasepuhan adalah kerajaan islam tempat para pendiri cirebon bertahta, disinilah pusat pemerintahan Kasultanan Cirebon berdiri.”

KeratonKasepuhan

Sayangnya kalo menurut ei pribadi, Keraton Kasepuhan ini kurang perawatan. Kemungkinan karena masalah klasik, dana.
Lengkapnya mengenai Keraton Kasepuhan silahkan tengok di sini ya.

PicsArt_1397276310738Di Keraton Kasepuhan, setelah dapat lumayan banyak foto, sebagian peserta udah cranky karena kegerahan dan sudah mulai terbayang Empal Gentong memanggil kami untuk datang hahaha. Dengan sopan kami sudahi keterangan Pemandu Keraton untuk pamit dengan alasan masih banyak tempat yang akan kami kunjungi xixixi.
Langsung kami cus ke Empal Gentong Ibu Darma yang terkenal itu.

Selesai menikmati Empal Gentong yang ternyata memang endeus itu, kami melanjutkan perjalanan menuju wisata belanja batik Cirebon. Sebenarnya tujuan asalnya adalah langsung menuju pusat grosir batik Trusmi. Tapi pak sopir terlebih dahulu membawa kami ke wisata batik Mahkota. Tempat belanja yang hommy, berasa seperti di rumah sendiri, dilengkapi AC, ada sofa, disediakan air mineral gratis dan tersedia juga toilet yang bersih. Tokonya terdiri dari 3 lantai, lantai pertama tempat kain2 batik dijual, lantai kedua koleksi batik yang sudah menjadi pakaian jadi dan lantai ketiga adalah tempat untuk belajar membatik. Menurut teman2 yang mengerti batik, kualitas batiknya lebih baik daripada yang di pusat grosir, tentunya dengan harga yang sesuai lah ya ;-) .
Di sini tiba2 saja tercetus ide beli batik untuk dress code makan malam. Semua anggota membeli batik dengan model dan tema yang sama.

PicsArt_1397283123712Selesai dari sini lanjut ke Pusat Grosir Batik Trusmi. Di sini kami bertemu dengan member WSAB yang hari itu pelesir juga ke Cirebon bersama keluarga, Yanti.
Di sini tokonya lebih luas, meskipun tidak ada AC, tapi cukup nyaman karena atapnya lumayan tinggi. Jika belanja banyak, barang bisa dikirim via kurir. Kami cukup lama pilih2 kain di sini karena disediakan karpet untuk duduk2 di dekat lemari yang memajang kain batik. Dan tentunya ngga lupa foto2 donk.

Puas pilih-pilih dan belanja batik, perjalanan dilanjutkan menuju Mie Koclok Panjunan.
Mie koclok adalah mie yang disiram kuah kental putih yang gurih, dilengkapi dengan irisan telur, suwiran ayam, tauge dan daun bawang. PicsArt_1397293624289Ei sendiri hanya sepiring berdua dengan Dinny karena masih belum lapar,tapi penasaran pengen coba hehehe.
Mestinya dari sini kita pulang dulu ke hotel, istirahat mandi sore, sebelum nanti melanjutkan wisata kuliner untuk makan malam. Tapi ternyata ada peserta yang sakaw bakso hahaha. Jadinya mampir dululah kami tempat jajan bakso yang ditunjukkan oleh pak sopir. Hebat ya ukuran perut kita2 (rofl) .

Setelah cukup istirahat dan mandi, dengan dress code yang sudah disepakati kami berangkat menuju Restoran Seafood H. Moel. Makan malam dihiasi dengan canda tawa dan peringatan hati2 akan kolesterol wkwkwkw.

IMG-20140412-WA0058

Dan ternyata meman tidak salah, seafood di sini memang enyaaak bangeeddd.
Selesai makan sekitar jam 8 malam, rasanya aneh kalo langsung pulang ke Hotel. Kami putuskan untuk menyalurkan dulu bakat terpendam kami di Inul Vista.

Inulvista

Ruang tertutup itu jadi saksi bisu kehebohan kami bersepuluh plus baby Kantia.  Semua keluar aslinya di sini. 2 jam penuh nyanyi jerit2, dari serius sampe ngasal, dari duduk sampai berdiri, dari kalem sampe ketawa2 mengeluarkan air mata. Heboh dan seru abis pokonya, tidak bisa diceritakan ulang dengan kata2.
Oke, cukup, kami semua pulang sebelum kereta kencana berubah jadi labu :-P .

Minggu, 13 April 2014 – Dress Code : Biru

Karena Minggu siang kita semua sudah harus kembali ke kota asal masing2, jadinya pagi setelah sarapan kami langsung check out dari hotel. Jadwal hari ini hanya menuju 2 tempat yaitu belanja oleh2 di toko Shinta dan Warung Nasi Jamblang Mang Doel untuk makan siang.

oleh2Toko Shinta cukup banyak menyediakan oleh2 khas Cirebon. Mulai dari aneka sambal, teri goreng kering, tempe goreng, keripik2, terasi, manisan mangga kering tanpa gula, rupa2 ikan asin, rengginang, dll. Untuk yang malas menjinjing oleh2, bisa langsung di kirim dengan kurir. Untuk ke Jakarta ada 2 pilihan, paket bisa dengan ongkos Rp. 30,000 dan paket kilat (sehari sampai) dengan ongkos Rp. 60,000 per dus (tidak berdasarkan berat). Kemarin ei beli oleh2 di kirim juga ke bogor. Khusus ke bogor ongkos kirim dihitung berdasarkan berat yaitu Rp. 10,000 per kg.

NasiJamblangSelesai dari Toko Shinta, sebagian anggota ada yang merasa harus beli batik lagi karena yang dibeli kemarin kurang. Setelah diskusi, disepakati rombongan dibagi 2, sebagian menuju toko Batik dan sebagian ke Warung Nasi Jamblang Mang Doel sesuai itinerary.
Ei sendiri ikut rombongan yang ke Warung Nasi Jamblang Mang Doel

Nasi Jamblang adalah seperti nasi rames, dimana nasinya yang dibungkus oleh daun jamblag (jati), dilengkapi dengan lauk pauk. Makannya pun tetap dialasi dengan daun jamblang. Konon yang menjadi khasnya selain daun jamblang adalah sambel cabe irisnya. Porsi nasinya buat ei cukup, ga terlalu banyak. Meskipun untuk sebagian orang kurang hehehe.
Sambil menunggu rombongan yang beli batik, selesai makan nasi jamblang rombongan kami menyebrang menuju mall untuk ngadem sambil ngopi2 cantik.

Biru

Disepakati kami berkumpul kembali di Stasiun Cirebon, bersiap-siap pulang menuju keluarga masing2.
Berakhir sudah cerita Cirebon Demplon, semoga akan ada WSABPelesir lagi lain waktu, dengan peserta lebih banyak dan tentunya cerita yang lebih seru ;-) .

Chiffon Cake Ketan Hitam

Sudah sejak bulan September kemarin, salah satu temen baking, buka toko bahan kue di Bogor. Mau mampir ke tokonya koq ya ga sempat-sempat. Pas rencana sabtu mau main ke tokonya,  pas yang punya toko sebelumnya whatsapp. Jadilah janjian, pengen ngobrol2 tentang usaha toko bahan kue yang sebenarnya jadi salah satu mimpi ei sejak lama. Sayang belum ada rejekinya untuk punya toko bahan kue sendiri sampai sekarang (curcol).

tbkgraciaNama tokonya, Gracia. Lokasinya ada di Jl. Ahmad Adnawijaya no. 86B (dulunya Jl Pandu Raya). Tokonya terdiri dari 2 lantai. Lantai satu tempat bahan dan alat kue dipajang, rapi, nyaman ber-AC. Dilayani dengan sangat friendly, bisa sambil tanya ini itu.
Lantai 2 digunakan untuk kursus.

Ngobrol2 sama Tantri tentang suka-duka menjalankan usaha baru-nya ini, seru!! Apalagi Tantri  saat ini masih sambil bekerja di sebuah kantor di Jakarta, kebayang kan serunya itu cerita. Tapi katanya sudah berencana untuk fokus ngurusin  toko Gracia aja. Semoga sukses ya!
Sayang ngga foto2 di tokonya, lain kali harus foto ya Tan :-)

Namanya berkunjung ke toko bahan kue, ga mungkin banget kalo pulangnya ngga nenteng belanjaan. Salah satunya adalah tepung ketan hitam yang udah lama absen di persediaan bahan kue di rumah.

Hari Minggu, browsing cari resep chiffon cake ketan hitam. Dan akhirnya sampai ke sini. Salah satu blog temen baking yang saat ini sudah tenang di alam sana. Ah, semoga resep yang dishare di blog ini menjadi amalan yang tak pernah putus ya Mbak Ruri … Al-Fatihah.

loyangdibalikBuat yang perlu, ini ei salin lagi resepnya di bawah ya.
Oh iya, salah satu trik chiffon supaya kuenya tetap tinggi (tidak kempes) adalah begitu keluar oven, loyang kue langsung dibalik (ditunggingkan) di atas botol sampai kue dingin. Biasanya lingkar tengah loyang chiffon itu kecil, jadi bisa ditunggingkan di leher botol kecap. Kebetulan loyang yang ei pake kali ini lingkar tengahnya agak lebar, jadi bisa ditumpangkan di atas botol bekas selai yang dibalik. Jelasnya lihat gambar ya …

imageChiffon Ketan Item
by Ruri Hujiansyah (almh)

Bahan 1 :

  • 200 ml putih telur (ei : dari 5 butir telur, ngga ditimbang lagi)
  • 150 gr gula pasir
  • 1/2 sdt garam

Bahan 2 :

  • 5 butir kuning telur
  • 100 ml santan kental  (ei : pake santan cair kemasan)
  • 75 ml minyak sayur
  • 150 gr tepung ketan item (ei : ga diayak, abang lebih suka yang ada kasar2nya buat bahan gigit2 hehehe)

Caranya membuat:

  1. Masukkan tepung ketan item kedalam wadah, buat lubang ditengahnya tuang kuning telur, minyak sayur dan santan
    aduk searah pake whisk sampe jadi adonan yang kental, pastiin si tepungnya larut semua ya, jangan sampe ada yang mringkil mringkil (ei : di kocok pake mixer dengan kecepatan paling rendah)
  2. campur putih telur, gula pasir dan garam
    kocok campuran putih telur dengan mixer kecepatan tinggi sampai kental
  3. Tuang adonan putih telur yang sudah dikocok tadi ke dalam adonan tepung, aduk pake spatula sampe tercampur rata (ei : kocok pake mixer dengan kecepatan rendah)
  4. Tuang ke loyang chiffon yang tidak dioles sama sekali, bagian dasarnya boleh dialasi kertas roti
    Panggang dalam oven suhu 180° C selama ± 50 menit
    Setelah matang, keluarkan dari oven, langsung tunggingin si loyang sampai dingin, baru keluarin chiffonnya

 

Samsung Galaxy Gift Indonesia

Setelah lama ga nengokin ini blog, jangan berprasangka dulu kalo ei mau promosi-in program salah satu brand-nya smartphone ya.Postingan ini beneran sharing aja, bukan postingan berbayar, sueeerrr deh hehehe ;-)

Setelah bosan pegang Blackberry, ei beralih ke smartphone berbasis Android. Waktu itu jatuh cinta sama produknya Samsung Galaxy S2. Kurang lebih sekitar 2 tahun-an ei berteman dengan gadget ini dan tanpa keluhan.
Waktu Samsung mengorbitkan generasi Galaxy berikutnya, Samsung Galaxy S3, ei ga langsung ganti. Memang pada dasarnya ei bukan gadget freak sih. Pertama, karena tidak ada budget untuk mengikuti terus perkembangan gadget (bisa bangkrut ngikutinnya). Kedua, karena semua keperluan ei terhadap gadget masih sangat terpenuhi dengan Samsung Galaxy S2 itu.

Sampai muncullah Samsung Galaxy S4. Sebenarnya masih juga belum merasa kekurangan dengan fitur-fitur yang ada di Galaxy S2, kecuali udah berasa layarnya kecil (faktor ukuran jempol :-D ) , batre yang udah mulai nge-drop plus yang paling utama adalah versi android yang terinstal pada saat itu adalah yang terakhir yang bisa diterima oleh Galaxy S2. Jadi kalo nanti Android mengorbitkan versi terbaru, kemungkinan Galaxy S2 udah ga bisa terima untuk di-upgrade OSnya.

Ngga tau kenapa, koq ya hubungan ei dengan Samsung seri Galaxy S ini seperti hubungan ei dengan Nokia dengan OS Symbian-nya dulu. Padahal, kalo dulu kan memang OS Symbian itu hak patennya Nokia. Sementara android, udah banyak merk smartphone yang ber-OS Android ini.
Dan akhirnya dikasih juga kesempatan ganti ke Samsung Galaxy S4 … Alhamdulillah.

Eh, di bulan November ini ternyata Samsung mengorbitkan aplikasi Samsung Galaxy Gift Indonesia.
Bagi pemegang Samsung Galaxy Note 3, Galaxy S4, Galaxy S4 Zoom, Galaxy S4 Mini, Galaxy Mega 5.8, dan Galaxy Mega 6.3 bisa mengunduh aplikasi ini di Play Store, dan dapatkan e-voucher gratis dari merchant2 yang sudah bekerja sama dengan Samsung.

samsunggiftapplication

Jadi, Samsung berjanji setiap harinya akan berbagi voucher gratis melalui aplikasi Samsung Galaxy Gift Indonesia ini. Notification dikirim, kemudian jika masih ada voucher yang available, pengguna bisa klik “redeem”. Jka dapat, maka e-voucher akan tersimpan di aplikasi pengguna. Pengguna bisa menukarkan e-voucher tersebut dengan menunjukkannya ke merchant yang bersangkutan.
So far merchant2 yang pernah mampir di notification : Burger King, Pancious, Pepper Lunch, Blitzmegaplex, DairyQueen dan Fish &Co.

Senang? Pasti!! Siapa sih yang ga suka gratisan hari gini (devil) .