Ayam Goreng Tulang Lunak (presto)

Lebaran kemaren, Mama bikin ayam goreng tulang lunak ini 2 kali. Yang pertama, ei perhatiin Mama koq bikinnya ribet ya. Pertama bumbu ditumis, trus ayam dan bumbu diungkep. Habis diungkep masih dikukus lagi. Katanya biar bumbunya meresap, habis dikukus baru digoreng.
Hasilnya, hmmm namanya aja tulang lunak, tapi tulangnya tetep keras hehehe :) .

ayam-goreng-tulang-lunakPadahal seinget ei Mama punya panci presto. Waktu ei tanya: “Koq ga dipresto aja sih Ma lebih praktis, tahapan ungkep dan kukus bisa dikerjain sekaligus plus tulang ayamnya pasti bener2 lunak alias bisa dimakan”.
Ternyata, Mama takut pake panci presto :P . Terjadilah kursus kilat mendadak dari Abang. Lho, koq Abang? Iya, kursusĀ  gimana caranya supaya aman pake panci presto, lubang2 yang harus diperhatiin ga boleh kesumbat, karet yang ga boleh longgar, dll.

Waktu Mama mertua dateng silaturahmi lebaran, buat suguhan lauk makan siang jadinya kita bikin lagi, bareng2, sekalian demo ;) . Hasilnya? kali ini bener2 boleh di cap ayam goreng tulang lunak kekekek :D

Foto diatas hasil ei bikin hari ini, yang atas tampang ayam setelah di presto, sebelum di goreng. Yang bawah tampang ayam setelah digoreng, siap di santap ;) . Hasil fotonya sekedarnya aja ya, secara camdig lagi dipinjem, jadinya foto cuman pake kamera hp :) .

Ayam Goreng Tulang Lunak

Bahan :

1 kg ayam broiler, cuci bersih

Bumbu dihaluskan :

  • 10 siung bawang putih
  • 1 ruas jari jahe
  • 2 ruas jari kunyit (tergantung tua/mudanya kunyit, makin tua/warnanya makin merah, pakainya makin sedikit)
  • 3 seukuran ibu jari lengkuas (sengaja banyak supaya nanti taburan bumbu setelah di goreng agak banyak)
  • 4 buah kemiri
  • 1 1/2 sdt garam

2-3 lembar daun salam

2-3 batang serai (sereh) geprek

Minyak goreng untuk menumis

Cara Membuat :

  1. Tumis bumbu halus, serai dan daun salam sampai harum, angkat dari api.
  2. Masukkan ayam ke panci presto, tuangi bumbu yang sudah ditumis, aduk rata. Beri air sampai seluruh ayam terendam, aduk rata kembali. Tutup panci presto, jerang di atas kompor.
  3. Masak ayam dengan panci presto selama 40 menit, dihitung sejak indikator uap panci presto bunyi mendesis.
  4. Setelah 40 menit, matikan api, tunggu hingga bunyi mendesis hilang, baru kemudian panci presto boleh dibuka.
  5. Goreng ayam dengan minyak panas dan api kecil sampai kecoklatan. Setelah semua ayam digoreng, goreng juga sisa2 bumbunya, setelah kecoklatan angkat, taburkan diatas ayam goreng.

Tips untuk si pemalas (ei banget kekekek) :

Blender bumbu2 yang harus dihaluskan (kecuali kemiri & garam) dengan blender dry meal (sebelumnya iris kecil2 dulu ya). Setelah 1/2 halus, pindahkan ke cobek, haluskan bersama garam dan kemiri. Ini lumayan ngurangin tenaga daripada ngulek dari awal hehehe.

(Visited 1,267 times, 1 visits today)

Comments 1