Bazzar Keramik Sisa Ekspor

Hari Rabu lalu, di group WSAB ada yang share info tentang bazzar keramik sisa ekspor. Waktu pertama kali baca infonya, ei langsung histeris begitu tau diadakannya di kawasan industri citeureup-bogor. Dan magnet yang menarik keinginan untuk mengunjungi diperkuat dengan 3 kata : “HARGA MURAHHH Bangeeeettt”. Dasar emang kepengen banget datang ke sana, mulailah ei cari dukungan hahaha.

Pencarian dukungan dimulai dari group whatsapp ibu-ibu satu RT. Sambutan sangat positif, satu orang sudah langsung voulenter, mau nemenin . Irma, dari group WSAB juga katanya mau ke sana, cari tea set.

Hari Kamis, jadinya pergilah ei bersama 3 ibu2 kompleks hehehe. Kami berangkat jam 10.
Rute yang di ambil dari rumah ke lokasi di Gunung Putri adalah : Jl. Baru – tol BORR keluar di pintu Gunung Putri. Keluar tol mulailah antrian panjang kendaraan. Ya maklum lah ya kawasan industri, jalanannya sering dilewatin kendaraan besar dan berat jadinya banyak rusak di mana-mana.

Setelah lokasi bazzar-nya sempat terlewat dan kita putar balik, akhirnya sekitar jam 12-an kita sampai yang dituju.
Parkiran sudah ramai dan lokasi sepertinya di dominasi dengan gender wanita hahaha :-D .

Selama di sana ei sibuk mengingatkan diri sendiri tujuan awal mau kesitu sambil ngekepin dompet :-P . Keramiknya bagus-bagus banget. Lokasinya dibagi 2 berdasarkan kualitas produk, premium dan reguler.
Jadi ceritanya, biasanya pabrik ini produksi produknya dilebihkan untuk antisipasi yang tidak lolos Quality Control untuk ekspor. Nah kalo ternyata yang reject-nya sedikit jadinya banyak barang sisa. Nah barang sisa inilah yang mereka jual dengan model bazzar, dijual dengan harga jauh lebih murah dari harga normal.

Kata penyelenggaranya sih event ini diusahakan diadakan rutin setahun 2 kali. Untuk tahun ini, event selanjutnya kemungkinan akan diadakan menjelang Natal.

Kemarin itu ei sempat heran karena banyak banget cangkir tanpa tatakan. Waktu tanya pegawainya, penjelasannya gini katanya : “Biasanya cangkir itu lebih banyak kena reject daripada tatakannya. Untuk antisipasi, cangkir diproduksi lebih banyak dari tatakan. Nah kalau yang kena reject-nya sedikit, jadinya cangkir sisa ekspornya banyak tapi tanpa tatakan”.
Cangkir tanpa tatakan yang ada di gambar video ei di atas itu harganya hanya 50,000 rupiah untuk 8 cangkir.

PicsArt_1432952374504

Yang ini ei beli dengan harga 210,000 rupiah.

Sementara yang bawah :

piring warna-warni 50,000 / 6 pcs

Mangkuk hitam besar 45,000/ 2 pcs

Mangkuk hitam corak 45,000/ 4 pcs

Murah banged kaaannn? Gimana ngga kepengen kalap coba.

PicsArt_1432952477965

Tapi alhamdulillah ei berhasil menahan diri dan hanya bawa pulang itu aja :-D .
Eh iya, siapa tau perlu pecah belah keramik, bazzar masih ada sampai besok lhoooo *kompor* (devil) .

PicsArt_1432825117781

(Visited 5,978 times, 4 visits today)

Comments 36

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *