Berkunjung ke Hangzhou #2

Di hari ke 4, acara formal hanya setengah hari pertama. Ei dan peserta lain sepakat untuk memanfaatkan waktu setengah hari berikutnya untuk mencoba kereta super cepat tanpa guncangan *kedengarannya lebay ya, definisi dari sononya sih* dari kota Hangzhou dan mendaratkan kaki di Shanghai.
Sebelumnya kami juga sepakat untuk tidak makan siang di hotel, tetapi di warung makan halal yang ditemukan oleh salah satu teman, di pinggir jalan dekat Hotel. Menemukan warung makan halal di sini seperti menemukan harta karun hehehe :-D .

PicsArt_1436280574674

 

Rupanya pihak penyelenggara sudah menyiapkan agenda lain untuk menonton pertunjukan di West Lake jam 7 malam. Ini artinya kami hanya punya waktu sekitar 6 jam untuk Hangzhou-Shanghai-Hangzhou.

Dari Hotel ke stasiun kereta super cepat diperlukan waktu sekitar 45 menit, di dalam kereta cepat sekitar 50 menit, dari stasiun kereta cepat ke stasiun terdekat dengan tempat tujuan (ikonnya kota Shanghai) diperlukan waktu 45 menit dan kemudian disambung dengan berjalan kaki sekitar 15 menit. Ditambah lagi dengan pemeriksaan passpor dan keluar masuk stasiun yang jaraknya cukup lumayan dari turun naik kereta. Jadi total waktu sekali jalan 3 jam. Pulang pergi 6 jam, pas banget, padahal kan pengen juga foto2 di ikonnya kota Shanghai itu.

Alhasil demi mengejar waktu, setengah hari itu penuh dengan kegiatan lari-lari hahaha. Meskipun sangat ngos-ngosan, tapi para atlit lari dadakan ini berhasil juga foto-foto di Shanghai tanpa ada cerita tertinggal kereta ;-) .

PicsArt_1436279971259
Hanya sekitar 15 menit kami menginjakkan kaki di Shanghai, jadi harap maklum jika tidak ada cerita tentang Shanghai selain foto-foto narsis di bawah hehehe.

PicsArt_1436261415121

Kembali ke Hangzhou

Hangzhou adalah kota romantis yang menjadi salah satu kota tujuan wisata di China. Ikon dari kota Hangzhou adalah West Lake, yaitu danau tempat terjadinya salah satu cerita romantis yang tragis yaitu “Lady White Snake Legend”.

Di West Lake ini setiap malam hari diadakan pertunjukan sendratari yang diberi nama Impression West Lake. Pertunjukan dilakukan di permukaan air danau. Para penari memainkan perannya seperti berdiri dan berjalan di atas air, padahal sebenarnya ada panggung yang di pasang di bawah air dan tidak terlihat oleh penonton karena gelap.

Meskipun sendratari ini tanpa dialog, tapi alur ceritanya mudah dimengerti. Ceritanya tentang lika liku kisah cinta pasangan manusia. Teknik lighting yang mumpuni, beraneka ragam kostum cantik warna warni, musik yang menyesuaikan dengan alur cerita, serta cerita yang romantis, menjadikan pertunjukan ini keren banget, sangat layak untuk ditonton. 

Di bawah ini ei ambil dari youtube, penggalan cerita pertunjukan Impression West Lake, coba deh lihat, bagus banget.

Cerita hari terakhir di Hangzhou di postingan berikutnya yaaaa :-D .

(Visited 119 times, 1 visits today)

Comments 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *