Cak Koes Coffee Resto dan Studio Foto Jadul

“Ei, minggu depan bisa cuti ngga? Kita mau ke bogor nih” sebuah pesan muncul tiba-tiba lewat sebuah aplikasi di layar ponsel, dua minggu yang lalu. Ei hanya jawab supaya dipastikan saja dulu harinya. Maklum, rencana teman-teman yang tinggal di Bandung ini sudah jadi wacana sejak berbulan-bulan lalu. Kebetulan suasana kantor ei masih agak longgar kalo hanya untuk melipir cuti satu hari.
Berhubung one day trip, disepakati hanya akan berkeliling di sekitar tengah kota. “Ngga usah jalan-jalan ke tempat yang jauh lah ya. Nanti kita cari cafe yang instagramable aja di sekitar tengah kota. Kalo ga salah ada satu cafe yang punya studio foto jadul gitu da” kata salah seorang teman menambahkan.

Heh?! Studio foto jadul ada di Bogor?! Serius ?! 
Ah, lagi-lagi ei ketinggalan info tempat happening di Bogor. Ini udah yang kesekian kalinya ei tau tempat kekinian di Bogor justru dari orang luar kota Bogor. Langsung ei coba cari akunnya di instagram. Dan ternyata betul, ada studio foto jadul di Bogor dengan nama Cak Koes Coffee Resto & Photo Studio.

Singkat cerita, hari Kamis minggu kemarin sebelum jam 10 pagi mamak-mamak kece yang kabur dari rumah pun sudah sampai Bogor. Sesuai dengan rencana, agenda pertama adalah meluncur ke Cak Koes untuk foto-foto.

Cak Koes Coffee Resto & Photo Studio

Tempatnya di jl. Merak – Tanah Sereal, salah satu area di tengah kota Bogor yang sejuk karena banyak pohon rindang di pinggir jalan. Rumah-rumah yang terdapat di sekitar jalan merak memiliki tanah yang cukup luas. Beberapa diantaranya masih mempertahankan rumah dengan model bangunan khas jaman dulu seperti atap yang tidak terlalu tinggi dan halaman yang dibiarkan tetap luas. Salah satunya ya tempat di mana Cak Koes ini ada.

Sampai di tujuan sudah ada beberapa grup yang menunggu giliran untuk foto-foto. Ternyata untuk berfoto di Cak Koes ini harus memesan terlebih dahulu paling tidak dua hari sebelumnya. Duh masa udah sampai sini foto-fotonya harus batal  .
Jurus negosiasi pun dilayangkan dan akhirnya kami berhasil mendapatkan slot waktu untuk berfoto hari itu tapi sore hari, yipppiiee.

Seperti yang tertera di papan pintu masuk, Cak Koes memiliki Coffee Resto yang menyediakan aneka makanan berat, makanan ringan dan juga berbagai jenis minuman. Sebenarnya sambil menunggu giliran berfoto, kami bisa menikmati hidangan dan minuman sambil ngobrol dan menikmati suasana yang santai dan nyaman. Hanya saja kami memilih untuk memanfaatkan waktu dengan melaksanakan agenda yang lain.

Sesuai janji, kami kembali ke Cak Koes sore harinya. Karena masih ada sesi pemotretan grup lain di studio, kami memesan makanan dan minuman ringan dan tidak lupa berfoto disekitar donk ya pastinya .
Setelah menunggu beberapa saat, kami dipanggil untuk ganti kostum. Di ruang ganti disediakan berbagai corak kebaya, kain untuk bawahan dan kain untuk kepala untuk perempuan. Sedangkan untuk laki-laki ada blankon, celana panjang gombrong hitam dan kemeja batik lurik. Ukuran yang disediakan pun berbagai macam untuk dewasa maupun anak-anak.

Sesi foto-foto pun dimulai, dipandu oleh seorang fotografer yang juga berperan sebagai pengarah gaya sekaligus menyiapkan properti yang diperlukan, betul-betul sigap. Mungkin karena studio yang tidak terlalu luas, 4×5 meter persegi sehingga kru-nya dibatasi satu orang saja supaya tidak membuat ruangan jadi terlalu sempit karena diisi banyak orang.

Disela-sela sesi foto, ei ngobrol sedikit dengan mas fotografer. Satu yang menarik, katanya yang agak menantang dari pekerjaan ini adalah bagaimana menghasilkan foto yang kesannya natural dari hasil memaksakan orang-orang yang bukan foto model untuk menjadi foto model.
Tapi mas fotografer ini sangat ramah dan sabar koq. Yang kami rasakan sesi foto dari awal berjalan santai, penuh canda tawa sehingga waktu pun tak terasa sudah lebih dari satu jam.
Hasilnya? Silahkan lihat beberapa foto yang ei gabungkan dengan behind the scene di bawah ini :

Harga paket foto untuk maksimal 5 orang dibandrol dengan harga 400,000 untuk mendapatkan CD berisi 25 foto dan 4 lembar foto yang dipilih untuk dicetak ukuran 8R dan juga sudah termasuk peminjaman kostum. CD diberikan langsung setelah selesai sesi pemotretan, sementara foto yang dicetak baru selesai dan diambil dua minggu kemudian. Foto yang dicetak bisa juga dikirim dengan membayar tambahan ongkos kirim.
Jika akan berfoto dengan lebih dari 5 orang, bisa dengan tambahan biaya 50,000 per orang untuk orang keenam, ketujuh, dan seterusnya.

Cak Koes Coffe Resto buka jam 7.00-23.00, sementara studio fotonya buka dari jam 9.00-17.00.
Jadi untuk warga Bogor yang ingin berfoto dengan nuansa tempo dulu alias jadul, tidak perlu jauh-jauh ke luar kota lagi deh, kuy cuz ke Cak Koes.

(Visited 2,436 times, 1 visits today)

Comments 34

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *