Ei dan Pramuka (SMPN 5 Bandung)

Ei kenal Pramuka dari waktu masih di SD. Ikutan latihan Pramuka, sekali2 ikutan PERSAMI (Perkemahan Sabtu Minggu) yang karena masih SD diadainnya cuman di sekolah. Ga pake tenda cuman gelar tiker di kelas, tidur pake sleeping bag.

Eh btw ada yg mau tau apa itu pramuka, gimana sejarahnya, silahkan tengok di sini ya .
Sampai lulus SD, dibenak ei Pramuka itu ya gitu2 aja. Tau Dwi Satya & Dwi Dharma (Siaga), tau Tri Satya (Penggalang), tau Dasa Dharma, tau sandi morse, tau sandi semaphore, tau baris berbaris, tau PERSAMI atau camping.

Lulus SD, ei keterima di SMP 5 Bandung, alhamdulillah. Awal masuk SMP, banyak sekali dikenalkan dengan kegiatan2 ekstra kurikuler pada masa orientasi. Ada Paskibra, PMR, Paduan Suara, Vocal Group, Basket, Volley, Pramuka, dll. Dan lupa entah karena apa (wajarlah ya lupa, udah 25 thn yang lalu soalnya kejadiannya (eyeroll) ), saat itu ei tertarik untuk gabung dengan Pramuka.

Pramuka SMP 5 saat itu adalah organisasi Pramuka yang banjir prestasi. Disegani oleh hampir semua Gugus Depan (Gudep) di Bandung. Pokonya, lomba apapun lawan pasti keder deh kalo ketemu Gudep 0717-0718.

Ga perlu waktu lama setelah bergabung, ei ngerti bahwa wajar kalo SMP 5 Bandung banjir prestasi. Setiap tahunnya para anggota di sibukkan dengan kegiatan internal. Mulai dari kegiatan yang berhubungan dengan ke-Pramuka-an, seperti Lomba Tingkat 1 (antar regu). Dimana kecakapan yang dilatih di adu antar regu seperti : tali temali, baris berbaris, ketrampilan morse, semaphore, membaca sandi, membangun tenda, memasak, membaca peta dan kompas, dll.

Untuk naik tingkat di Pramuka, ada Syarat Kecakapan Umum (SKU) yang harus dipenuhi. Untuk ini ada buku SKU sebagai panduan apa2 saja kecakapan yang harus dipenuhi. Setiap kecakapan yang sudah dipenuhi harus di tandatangani oleh penguji. Di Gudep 17-18, yang bisa menjadi penguji adalah kakak2 Penegak.
Gudep 17-18 memiliki sanggar tempat singgah kakak2 Penegak yang sudah menjadi alumni SMP 5, sehingga mudah menemui mereka.
Jangan kira kakak2 Penegak itu hanya akan menguji sesuai dengan yang tertulis di buku SKU. Sebagai contoh, ada satu kecakapan yang tulisannya begini : Hafal dan dapat menyanyikan Lagu Indonesia Raya.
Nah, ujiannya tidak hanya disuruh nyanyi lagu Indonesia Raya dengan benar. Tapi kita harus menuliskan sejarah lagu Indonesia Raya secara lengkap. Mulai dari siapa penciptanya, kapan pertama kali di kumandangkan, bagaimana syair awal sebelum di gubah, bagian mana yang digubah, dll. Bahkan mesti juga siap2 ditanya, hari apa penciptanya dilahirkan *tuwewew* :-P .
Lebay? Mungkin, tapi dari sini ei belajar untuk selalu mencari tau secara keseluruhan sebelum kita meyakinkan diri bahwa kita menguasai satu hal.

Untuk melatih kepemimpinan, ada kegiatan Pemilu Pratama. Pelaksanaannya udah seperti miniatur PILKADA. Semua kontestan membuat rencana penggalangan suara mulai dariĀ  kampanye program, pemasangan brosur/pamflet kampanye, debat antar para calon, sidang merah, yaitu sidang mempertahankan program di depan para senior (yang ini setiap kontestan akan masuk satu persatu ke dalam ruangan yang dipenuhi senior, menjelaskan program kerja, yang udah pasti bakal dibantai abis2an). Hari H pemilu-nya sendiri diadakan dengan pesta demokrasi skala kecil. Ada panggung yang disediakan untuk setiap kontestan terakhir kalinya ber-kampanye. Kontestan akan tampil dengan para pendukungnya, menggunakan kostum yang dirancang bebas, masuk panggung diiringi lagu dan sedikit tarian, wah pokonya keren abis deh .

Untuk mengimbangi keseriusan, ada juga kegiatan senang2 ala anak muda yang “dilegalkan” ;-) seperti : kompetisi karambol, lomba truf, business games dan malam tahun baru bersama.
Jaman ei waktu itu tema dari business games adalah Cowboy Country. Business Games adalah acara dimana setiap regu berlomba2 mengumpulkan uang. Uang di dapat dari bekerja misalnya sebagai pelayan, atau dari hadiah jika memenangkan lomba2 yang diselenggarakan. Regu yang mengumpulkan uang terbanyak yang menang. Aula disulap jadi nuansa western. Ada iringan musik yang membawakan lagu2 country, peserta yang datang harus menggunakan kostum ala Cowboy. Lomba2nya pun disesuaikan, ada lomba tap dance, lomba minum minuman bersoda, dll.

Malam tahun baru bersama diadakan untuk melewati masa pergantian tahun. Acaranya sekitar panggung, musik, nyanyi, cabaret lucu2an menghibur, makan bersama dan counting down.

Semua acara2 di atas dilakukan dari, oleh dan untuk semua anggota. Diusahakan, tidak ada satu orang pun yg pernah lebih dari satu kali menjadi ketua panitia acara. Jadi pengalaman menjadi pemimpin diusahakan merata.
Regenerasi mengalir terprogram setiap tahun. Gimana? Wow banget kan?
Thanks a lot untuk kak Ipoenk (Budhi) yang jadi Pembina saat itu.
Sampai sini, di benak ei, Pramuka itu ternyata ngga gitu2 aja ;-) .

Sayang ei ga bisa terlalu lama aktif di Gudep 17-18 ini. Keadaan ekonomi keluarga yang semakin menjadi sulit waktu itu, memaksa ei untuk pelan2 menarik diri dari kegiatan. Memang sih setiap kegiatan pun sangat jarang dipungut biaya. Tapi untuk hadir di kegiatan rutin aja, artinya Mama harus menambah pengeluaran untuk ongkos ei diluar ongkos sekolah. Sementara saat itu Mama adalah single parent dengan 4 orang anak.

Tapi, masa yang sebentar itu betul2 membentuk pribadi ei ABG. Semua pembinaan yang di dapat benar2 tertanam, terbawa dalam kehidupan sehari2.
Apa yang ei alami selama aktif di Gudep 17-18 betul-betul mempermudah ei menjalani hidup di masa setelah itu sampai hari ini. Lebay? Mungkin, but that’s realilty.

Mars Gudep 17-18
Karya : Kak Wing Pandoe Waluyo

Gudep 17 18, Praja Muda Karana Indonesia
Siap sedia bersatu padu, Menjunjung nama ibu pertiwi

Kami berpijak, kami mendobrak menegakkan namanya
Kami bergerak, jalan berderap, mengangkat derajat Dasa Dharma

Gudep 17 18, Praja Muda Karana Indonesia
S’lalu senang dan berhati baja, jayalah jayalah kau selalu

SMP 5 !!!
Hu Ha Hu Ca Iyo Iyo !!!

Daaaan, tgl 28 Oktober yang lalu diadakan reunian!!! Ceritanya nanti yaaa…

Note :
Foto-foto di atas courtesy Gudep 17-18

(Visited 241 times, 1 visits today)

Comments 5

  • Itu ada foto Abi, Ipung ama Holmes. Sebenernya sih harusnya gw manggil mereka smua Kak. Mereka ini yg nguji gw pas ngisi SKU. Walhasil, bisa ramu aja udah sujud sukur.
    Wah, ini mah jauh lebih jadul dari jaman gw. Dan sanggar…udah gak ada lagi. Pdhal itu tempat nongkrong paling edan dibanding ekskul laen.
    Terus terang gw bangga ama 17-18 yg biasa langganan menang LT.

  • cowboy party..kurang lomba-na ei..soalna saya menang kontes bikin kalung ala koboy tea ‘ningan.. (polo..gitu ya namanya? hehe..) join pramuka-na ge sakedap :D

    hehehe, iya ya … kenapa atuh ga dateng vy, pdhl mau yg sebentar, mau yg lama sama2 di undang koq :)

  • jadi elo itu ikut Pramuka apa teater sik?

    kok potonya gak ada poto pake baju pramuka dan kegiatan kemping di alam.

    pan pramuka yg gw ikutin ini pramuka yang ngga gitu2 aja :D

  • He..he..he.. Pertamakali ada “Binarangkawan” di 17-18Corps juga lho…

    hahaha iya…

  • wah masih punya ya foto-foto jaman pramuka dulu

    temen2 yang masih punya mbak, saya sih ngga hehehe