Kelas Inspirasi Bogor 3

Sejak tau kalau ei terpilih untuk jadi salah satu inspirator di Kelas Inspirasi Bogor 3 (KIB-3), ei mulai cari-cari ide apa dan bagaimana menyampaikan mengenai profesi ei buat anak-anak SD. Buat ei yang baru pertama kali ikut Kelas Inspirasi, ternyata meskipun ei sendiri punya 2 anak SD, ide materi apa yg sekiranya mudah di mengerti untuk memperkenalkan profesi pengembang aplikasi berbasis komputer ke anak usia SD lumayan bikin sedikit stress.
Kepikiran untuk menyampaikan dengan contoh aplikasi permainan (game). Tapi takutnya nanti mereka mengertinya kalau ei itu kerjanya bikin aplikasi permainan. Padahal kan ngga bikin aplikasi game sama sekali. Ah sudahlah, nanti saja dipikir lagi daripada malah bikin stress.

Di KIB-3 ini ei dapat kelompok 4 yang beranggotakan :

  • 10 inspirator  : Age, Vero, Mira, Ester, Eni, Ennie, Yasmin, Arin, Agustin, Ei
  • 2 dokumentator : Panca, Nonie
  • 1 fasilitator : Naynia.

HariBriefing

Saat hari briefing, disepakati bahwa Age menjadi ketua kelompok. Komunikasi untuk persiapan keperluan Hari Inspirasi (28 Oktober 2015) mengandalkan whatsapp group. Sejak dibuat, setiap harinya bisa beratus-ratus pesan yg ada di whatsapp group ini. Alhamdulillah kelompok 4 orangnya asik-asik & kompak banget.
Dan kami akan memberikan inspirasi di SDN 02 Desa Bojong, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Yang jelas ei langsung mengajukan cuti 2 hari dengan tambahan sehari sebelum hari H untuk mempersiapkan yang diperlukan untuk besoknya.
Dari sebelum cuti sudah mantap akan menunjukkan kurang lebih 3 aplikasi. Yang pertama, aplikasi tebak kata yang akan ditunjukkan setelah mengajak tebak kata dengan menggunakan papan tulis untuk merasakan perbedaan permainan tanpa dan dengan aplikasi.
Yang kedua, aplikasi 4D+ Animal sebagai contoh aplikasi, pinjam punya anak-anak di rumah. Sudah dapat inti dari pesan yang ingin disampaikan : Aplikasi adalah perantara antara kita sebagai operator dengan komputer agar dapat saling berinteraksi, operator dapat memberikan perintah agar komputer menghasilkan yang diinginkan melalui aplikasi.
Yang ketikga, kalau koneksi internet di lokasi lumayan kece, ei mau demo video call juga.
Artinya ei perlu survey ke lokasi sekolah untuk memastikan provider internet apa yang kualitasnya bisa digunakan untuk video call. Supaya demo aplikasi nanti bisa terlihat oleh lebih banyak murid di kelas, rencananya ei akan bawa TV yang bisa dijadikan layar disambungkan ke tablet dengan fitur HDMI.

H-1, 27 Oktober 2015

Rencana weekend sebelum Hari Inspirasi mau survey, ngga kejadian. Akhirnya baru bisa survey di hari pertama cuti. Di perjalanan, karena merasa koq ngga sampai-sampai, ei dan Abang tanya ke beberapa anak SD yang sedang akan menyebrang jalanan aspal, dan mereka tidak menggunakan sepatu ataupun sandal :

ei              : “Dek, SDN 02 Bojong tau ngga di mana?”
Anak SD : “Oh, lurus terus aja Bu, masih agak jauh, dekat Kelurahan. Saya kan sekolah di SD 02 Bojong!” *menunjuk dadanya dengan bangga*
ei              : “Lho, koq mainnya jauh-jauh?”
Anak SD : “Ini udah pulang sekolah, main dulu sebelum pulang ke rumah”
ei              : “Terus koq ngga pake sepatu?”
Anak SD : “Ini sepatunya ada di tas”
ei              : “Emangnya kakinya ngga kepanasan?”
Anak SD : “Engga, udah biasa”

Dan ternyata karena lokasi sekolah dekat dengan yon kopassus , frekuensi publik selalu di acak saat mereka sedang komunikasi menggunakan frekuensi. Sepertinya rencana untuk demo video call harus dibatalkan karena tidak mau berspekulasi, takut saat demo berlangsung frekuensi sedang di acak.
Pulang survey masih keliling mencari perlengkapan kelompok yang sudah ei sanggupi untuk membawanya. Dan yang paling susah dicari adalah bendera dari kertas minyak yang akan dipasangkan dengan sedotan dan dibagikan ke setiap murid untuk acara penutupan. Setiap toko plastik yang ei datangi komentarnya sama “Udah lewat musimnya atuh neng bendera mah” . 
Tanpa bendera ei mampir dulu ke Peyapeyo untuk mengumpulkan perlengkapan yang sudah didapat.

PicsArt_10-30-06.39.10Pulang ke rumah masih harus mengolah bahan masakan untuk persediaan. Age berbaik hati menyediakan tempat di day care-nya (Qarnaina) yang juga kantor Peyapeyo untuk tempat inspirator yang dari luar Bogor menginap. Ngga tega membiarkan Ester dan Mira yang bertanya-tanya cara menuju Qarnaina, akhirnya ei jemput ke sekitar stasiun Bogor dan antar mereka ke Qarnaina. Sementara Nonie, yang akan sampai stasiun Bogor lebih malam lagi akan dijemput oleh Naynia.
Mau bareng-bareng jajan bakso sekitar jl. Bangbarung, koq ya kebetulan sudah pada tutup, jadinya mampir nge-sop duren aja deh.
Oh iya, 3 diantara kami batal hadir di Hari Inspirasi karena satu dan lain hal. Mudah-mudahan bisa ikutan Kelas Inpirasi di periode berikutnya ya.

Sampai rumah sekitar jam 10 malam dan baru kepikiran kalo sebaiknya menyiapkan slide materi jaga-jaga kalau pada saatnya peralatan demo tidak bisa digunakan. Materi yang disiapkan dengan slide adalah tentang pengenalan komputer berdasarkan ukuran dan pengenalan aplikasi. Setelah semua persiapan yang dianggap perlu selesai, akhirnya baru bisa tidur jam 2 dinihari saja. Duh kebiasaan SKS (sistem kebut semalam) ini jangan ditiru ya.

Hari Inspirasi, 28 Oktober 2015

Janjian dengan Vero ketemu jam 6.30 depan RS Hermina untuk sama-sama berangkat ke lokasi sekolah. Lokasi SDN 02 Bojong ini bersebelahan dengan SDN 03 Bojong. Kebetulan istrinya Age, Dieta adalah salah satu inspirator yang akan memberikan inspirasi di SDN 03. Karena SDN 03 memiliki lapangan sedangkan SDN 02 tidak, akhirnya 2 kelompok sepakat kalau pembukaan akan dilakukan bersama di lapangan SDN 03. Sebenarnya melihat kondisi ini, ei punya pertanyaan yang tidak sempat disampaikan ke pihak sekolah : kenapa 2 sekolah ini tidak disatukan saja ya.

Jika sekolah lain ada yang memulai Hari Inspirasi ini dengan upacara karena bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, kami memulainya dengan senam Hoki Poki yang dipimpin oleh Age, tentunya setelah sambutan-sambutan dari pihak sekolah dan dari perwakilan kelompok inspirator. Kami bisa merasakan pihak sekolah sangat dengan senang hati menyambut kami di Hari Inspirasi ini.
Waktu baru menunjukkan pukul 7.30 hanya saja panasnya sudah membuat keringat kami meleleh. Tapi senam Hoki Poki ini lumayan melenyapkan gugup yang sempat muncul sejak ei berangkat dari rumah ;-) .

KIB3_1

Kelas Inspirasi kami bagi menjadi 3 sesi, 2 sesi sebelum istirahat dan 1 sesi setelah istirahat baru kemudian penutupan.
Sebagai ice breaking, ei kenalkan yel-yel tepuk semangat yaitu, jika ei teriakkan “tepuk semangat!!!” maka murid-murid akan mengikuti dengan :
(tepuk) prok prok prok – (teriak) “Kelas …!!!”
(tepuk) prok prok prok – (teriak) “Bojong dua !!!”
(teriak) yes yes yes !!!

Di sesi pertama ei hanya berhasil mendemokan permainan tebak kata (nama-nama binatang). Di sesi kedua dan ketiga jadinya ei fokuskan untuk mendemokan aplikasi 4D+ Animal . Dari sejak sesi awal, ei sudah tidak lagi memikirkan apakah yang pengertian yang diharapkan sampai atau tidak. Materi yang disampaikan pun dibiarkan ngalir saja, sebisanya, sesempatnya. Yang penting kami, ei dan murid-murid bisa bersama-sama menyelesaikan setiap sesi dengan enjoy dan happy. Saking menikmatinya, ei sampai tidak sempat selfi lho, foto-foto yang ada di sini adalah courtesy dokumentator dan fasilitator, makasih yaaaaa (kiss) .

Ternyata gini tampang ei waktu di depan kelas xixixi ...
Ternyata gini tampang ei waktu di depan kelas xixixi …

Ei yang sudah lama tidak berpanas-panasan untuk upacara atau berolah raga di sekolah, lumayan kewalahan dengan teriknya matahari dan cuaca hari itu. Mencoba menginspirasi bahwa profesi tidak hanya melulu yang mereka ketahui selama ini , dan kita berdiri depan mereka sebagai bukti bahwa ada profesi lain yang sangat mungkin dijadikan cita-cita.  Tapi ada rasa yang sulit digambarkan dengan kata-kata yang membayar lunas kewalahan yang ei rasakan itu.

PicsArt_10-30-06.13.59

Yang jelas jika ada kesempatan, ei pasti akan ikutan lagi di Kelas Inspirasi. Seperti yang juga dialami oleh banyak inspirator-inspirator lain, iya … ei juga ketagihan !!!

(Visited 201 times, 1 visits today)

Comments 6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *