My First Dessert Table

Hari Sabtu kemarin waktu ei lagi di acara briefing Kelas Inspirasi Bogor 3 (KIB-3), Kyla kirim pesan via BBM. Kyla tanya apa boleh ulang tahun Keisha dirayakan.
Iya, tanggal 19 Oktober ini Keisha ulang tahun yang ke 9. Tapi sudah ada kesepakatan dengan Keisha juga Kyla bahwa setelah SD, tidak lagi merayakan ulang tahun mengundang teman-teman sekolahnya seperti yang dilakukan di Taman Kanak-Kanak.

Sudah beberapa kali kalo punya maksud, Keisha minta tolong Kyla yang menyampaikan. Ei bilang ke Kyla, supaya kakaknya yang langsung minta, tidak melalui Kyla. Ternyata Keisha bilang ngga nyuruh Kyla, tapi Kyla yang inisiatif sendiri bilang langsung ke Bunda. Hmmm, entah mana yang betul. Tapi sudahlah, sementara kita endapkan saja dulu tentang ini.
Jadi Keisha minta dirayakan di rumah, hanya mengundang teman-teman yang biasa main bareng saja. Dan karena ultahnya hari Senin, hari kerja, maka mau dirayakannya hari Minggu yang mana adalah besoknya. Yup, besoknya 

Baiklah, waktu itu sekitar jam 4.30 sore dan ei masih ditengah-tengah acara briefing KIB-3. Mau nawar supaya acaranya akhir minggu depan aja, tapi ingat sudah ada beberapa acara. Konsentrasi terpecah antara bbm-an dengan Keisha dan mendengarkan materi briefing.
Akhirnya tercetus ide untuk bikin dessert table di ulang tahun kali ini. Ei belum pernah bikin dessert table sih, udahlah ini yang pertama kali, waktu persiapan mepet pula. Tapi kan usually ide-ide cemerlang justru datang saat terdesak ya. Okesip, let’s break the limit!! 

Setelah acara briefing selesai, dilanjutkan dengan diskusi kelompok. Di KIB-3 ini ei masuk kelompok 4. Baru betul-betul bubar setelah maghrib. Beberapa teman yang dari luar Bogor makan malam dulu di Botani Square, ei gabung mereka sambil menunggu abang jemput karena kali ini ei ngga bawa mobil.

Sampai rumah sudah jam 10 malam. Ei langsung menyalakan komputer untuk mendesain pernak-pernik yang diperlukan untuk dessert table besok. Karena Keisha sempat bilang untuk goodie bag anak perempuan gambar kupu-kupu, jadinya ei tentukan temanya gambar kupu-kupu, dengan nuansa warna biru-PicsArt_10-19-11.07.15kuning. Bunting flag (bendera segitiga) dengan masing-masing huruf “Happy Birthday Keisha”, logo, label untuk botol minuman, ucapan terima kasih untuk goodie bag, tent card (label untuk nama makanan), sudah selesai desainnya tinggal besok pagi sambil cari makanan dicetak di digital printing.
Lihat jam, ei kaget sendiri, udah 2.30 dini hari, langsung tidur.

Jam 6.30 pagi bangunin Abang, mau ajak beli-beli makanan dan perlengkapan yang masih kurang. Awalnya cuman mau cari kue-kue jajan pasar dulu, pulang mandi, baru lanjut cari perlengkapan lain. Tapi abang bilang tanggung, langsung aja. Lha padahal bakal ke mall juga. Katanya : “Ngga apa-apa, di mall juga orang ga bakal tau kita udah mandi atau belum dan bakal nanya” 

Waktu mau ke digital printing baru sadar kalo desainnya belum disalin ke flashdisk. Diskusi sama Abang, ngga akan sempat kalo mesti balik lagi, jadi dicetak pakai printer rumah aja dengan kualitas seadanya .

Sampai rumah jam 1.30 siang, tinggal 2,5 jam menuju acara. Di jalan tadi sempat menghubungi teman sekelompok KIB-3, Age, nanya bersedia apa ngga kalo jadi MC di acara ultah Keisha yang tinggal 3 jam Age. Kebetulan Age ngga ada acara lain, jadi bisa dan bersedia, alhamdulillah. Mungkin memang mesti jalannya begitu ya, karena ternyata jam 4 itu masih belum selesai dekorasi dessert table nya. Dan juga kebayang bakal garing acaranya kalau ei juga yg mesti jadi MC karena selain mendadak banget, ei bukan orang yg terbiasa bawa acara.
Sementara Age profesinya memang sering bawa acara outbond anak-anak.
Padahal baru kenal sehari sebelumnya tuh sama Age. Belum apa-apa, Kelas Inspirasi sudah memberikan manfaat buat ei, alhamdulillah.

desserttable1

Acara dimulai jam 4.30 setelah teman keisha yang datang sudah cukup banyak. Age sudah mulai dengan permainan di teras rumah, sementara ei masih menyelesaikan dekorasi yang sedikit lagi selesai.
Akhirnya ei bisa gabung di permainan terakhir. Secara keseluruhan, Keisha dan teman-temannya cukup menikmati semua permainan, alhamdulillah  .

Here it is, my first dessert table

Selesai permainan, acara pindah ke dalam rumah untuk tiup lilin. Waktu ei menyampaikan pesan sebagai orang tua, baru juga 3 kalimat mimik Keisha berubah, seperti mau nangis, padahal ei hanya kasih pesan-pesan umum aja. Sebelum nangis beneran, langsung ei sudahi pesannya.

Ah Keisha, meskipun perawakannya banyak yang mirip ayah, tapi ternyata hatimu seperti bunda. Mudah sekali tersentuh haru (kalau tidak mau dibilang cengeng)  .

Selamat ulang tahun yang ke 9 Keisha, sholehanya ayah bunda.
Semoga selalu jadi penyejuk, memberikan manfaat dimanapun kamu berada.
Amin ya Rabb

Note :
Foto dan video acara ultah nyusul yaaa …. 

(Visited 1,163 times, 1 visits today)

Comments 5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *