Ah Poong dan Eco Park @Sentul City

Ah Poong

Sebenarnya sudah lama kami mendengar salah satu tujuan wisata di wilayah Sentul City ini. Tapi baru sempat mengunjunginya akhir minggu kemarin. Rencananya ingin berangkat pagi2 dari rumah, dengan tujuan mencari sarapan dan juga supaya belum terlalu terik untuk anak2 bermain perahu di sana. Tapi ya apa daya secara yang berangkat adalah rombongan sirkus, alhasil jam 9 baru pergi dari rumah hehehe ;-) .

Ah Poong adalah food court yang di-manage dengan apik oleh Eat and Eat. Dengan mengambil tempat terbuka di sisi sungai, mengajak pengunjung yang berniat untuk berwisata kuliner menikmati aneka makanan dengan pemandangan yang tidak biasa.
Untuk menuju tempat makan, pengunjung harus melewati dahulu sungai yang cukup lebar melalui jembatan gantung. Jangan takut, jembatannya tidak mengkhawatirkan koq, cukup lebar dan sangat kokoh :-) .

AhPoong

Sebelum memesan makanan, pengunjung harus memiliki dahulu kartu yang berfungsi sebagai alat pembayaran. Prinsip kartu ini seperti kartu prabayar. Kartu di isi dengan sejumlah nominal sesuai dengan uang yang kita serahkan di kasir. Setiap melakukan pemesanan makanan atau minuman, nominal pada kartu tersebut akan berkurang sesuai dengan nilai transaksi. Kartu magnetik ini tersedia 2 macam : hanya digunakan saat itu saja atau sekaligus sebagai member card yang berlaku untuk selamanya.

Sebelumnya kami mengira di Ah Poong ini kita bisa pesan makanan dan makan di atas perahu sesuai dengan temanya : Pasar Apung . Tapi ternyata tidak, makanan hanya dapat dipesan dan dinikmati di area food court aja.
Betul dugaan kami, karena kami sampai sudah menjelang siang, pengunjung sudah cukup ramai. Kami kesulitan mendapatkan meja dan kursi dengan jumlah yang cukup untuk kami sekeluarga.

Kedai makanan yang ada di Ah Poong konon katanya adalah yang namanya sudah terkenal. Ah sayang ei ga sempat mencatatnya satu persatu secara rempong juga ngurusin anak2 dan ayahnya :-P .

Selesai makan, Keisha dan Kyla minta naik perahu. Karena ayah dan bundanya belum sempat makan, jadinya 3K naik perahu hanya dengan mbak pengasuhnya aja. Naik perahu ini tidak dipungut bayaran resmi, cukup memberi tip seikhlasnya untuk petugas yang menjalankan perahu.

 

Eco Park

Bersebelahan dengan Ah Poong, Sentul City bekerja sama dengan Komunitas Migas Indonesia (KMI) dan Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) mengembangkan alat2 peraga terkait teknologi energi yang terbarukan.
Beberapa alat peraga yang sempat diambil gambarnya kemarin antara lain : Bagaimana parabola bekerja?, Bagaimana mengambil air di sungai?, Ayo bermanuver seperti pilot dan Bagaimana mengangkat benda berat dengan pengungkit?
Disetiap alat peraga diberikan papan penjelasan tentang penjelasan apa yang ingin disampaikan oleh alat peraga tersebut dan bagaimana cara menggunakannya.

 

EcoPark_AlatPeraga

Kemarin Keisha dan Kyla cukup lama bermain di “Bagaimana parabola bekerja”. Mereka sangat penasaran koq bisa hanya dengan berbisik di tengah2 satu parabola, suaranya bisa terdengar dengan sangat jelas di parabola lain yang berhadapan dengan jarak yang cukup jauh hehehe.
Di Eco Park ini juga ada robot yang sangat tinggi.

Bolehlah kita berikan apresiasi untuk Sentul City dalam mengadakan wisata edukasi seperti ini ya. Hanya saja alat2 peraganya sepertinya kurang perawatan. Beberapa diantaranya sudah tidak bisa berfungsi seperti seharusnya.

EcoPark

Oh iya, untuk masuk ke areal Ah Poong dan Eco Park ini tidak dipungut biaya lho, parkirnya juga gratis. Hanya saja menurut kantong kami, harga makanan di Ah Poong cukup mahal, kayaknya mesti ditahan2 jangan terlalu sering jajan di sini :-D .

 

(Visited 796 times, 1 visits today)

Comments 7