Diet dengan menghitung asupan kalori

Berat badan selalu mendapatkan perhatian khusus bagi wanita. Berbagai macam pola makan dan juga metoda diet dengan atau tanpa bantuan dokter atau ahli gizi dengan mudah menjadi topik hangat.
Ei sendiri selama ini sudah mencoba beberapa pola makan dan metoda diet demi mengembalikan berat badan ke angka ideal. Meskipun sering bertemu dengan kata “gagal diet”, tapi keinginan untuk mencoba pola makan dan metoda diet lainnya selalu datang lagi. Kalo tidak salah istilahnya adalah “kapok sambal”, kapok sebentar karena kepedasan tapi nantinya rasa pedas tetap dicari.

Ei pernah tulis pengalaman berdiet tahun 2014 lalu dengan metoda air kelapa. Setahun kemudian, berat badan ei mulai kembali naik perlahan. Saat mulai gundah dengan kenaikan berat badan, ada seorang teman kantor saat itu sedang mengikuti program diet dengan konsultasi ke dokter gizi dengan pencapaian yang sangat fantastis. Ia berhasil menurunkan berat badan sampai dengan 22 kg dalam kurun waktu kurang lebih 3 bulan. Setelah berkali-kali membahas dengannya, akhirnya ei mengikuti langkahnya.

Bulan November 2015 ei mulai ikut program penurunan berat badan di Lighthouse Indonesia. Ei ngga akan bahas detail tentang Lighthouse yang didirikan oleh dr. Grace ini ya, silahkan meluncur ke websitenya jika dirasa perlu.
Pertama kali datang, ei diminta untuk mengisi formulir bio data lengkap dengan riwayat kesehatan selama ini dan juga semacam kuesioner untuk mengetahui kebiasaan menyikapi makanan dan keinginan untuk makan. Setelah itu diminta untuk memainkan sebuah aplikasi permainan yang sebenarnya untuk melihat sejauh mana pikiran kita bisa mengendalikan keinginan terhadap makanan.
Setelah itu diminta menunggu dahulu sementara dokter mempelajari bio data yang diisi dan juga hasil aplikasi permainan tadi.

Akhirnya bertemu juga dengan dr. Lia untuk konsultasi. Dokter yang cantik dan ramah ini dengan sabar mendengarkan ei bercerita tentang pola makan dan diet yang pernah dijalani. Menurut dr. Lia, melihat dari bio data, hasil aplikasi permainan dan juga cerita-cerita tadi, pikiran ei sudah cukup oke dalam mengendalikan keinginan terhadap makanan. “Kalau menurut saya sih ya, program ini paling bisa bantu untuk turun berat badan 10% dari angka yang sekarang. Jangan membandingkan dengan temannya yang berhasil turun 22 kg itu, nanti malah kecewa berat. Kondisi orang pada saat awal ikut program kan beda-beda”, begitu katanya.

Meskipun begitu, ei tetap putuskan untuk ikut salah satu paket programnya. Paket yang ei pilih adalah program lightWEIGHT, yaitu program penurunan berat badan dengan metoda Behavior Therapy dengan durasi 12 minggu. Setiap minggu wajib datang untuk melihat kemajuannya.

Program lightWEIGHT terdiri dari 4 fase :

  1. Fase induksi (3 hari)
    Hanya konsumsi sayuran berdaun dan buah sekenyangnya.
  2. Fase 1 (11 hari)
    Konsumsi : sayuran berdaun dan protein sesuai porsi yang dianjurkan
  3. Fase 2 (2 minggu)
    Konsumsi : sayuran berdaun, protein dan buah sesuai porsi yang dianjurkan
  4. Fase 3 (8 minggu)
    Konsumsi : sayuran berdaun, protein, buah dan karbohidrat (terbatas) sesuai porsi yang dianjurkan

Paket itu sudah termasuk konsultasi dengan dokter, konsultasi dengan ahli gizi, konsultasi dengan psikolog dan juga workshop. Ei lupa detilnya masing-masing konsultasi itu berapa kali selama program. Menurut ei sih programnya cukup menyeluruh karena selain diajarkan mengatur pola makan, mengendalikan keinginan terhadap makanan dan juga cara menghitung kalori yang kita makan.
Biayanya hmmm … ga usah disebutkan deh ya. Yang jelas tidak murah , tapi sepadan dengan ilmu dan hasil kebiasaan yang didapat.
Kalau ilmu yang ei dapat dijabarkan secara lengkap di sini, bakal jadi tulisan panjang.
Jadi ei tuliskan sebagian yang masih lekat di ingatan aja ya :

  • Kebutuhan kalori dapat dihitung dari BMR (Basal Metabolic Rate) + 30%. Untuk wanita bukan pekerja berat kebutuhan asupan sehari sekitar 1500 kalori.
  • Untuk menurunkan berat badan sebanyak 1 kg maka tubuh harus defisit sebanyak 7000 kalori (diakumulasi selama durasi yang diinginkan). Kebalikannya, Untuk menaikkan berat badan sebanyak 1 kg maka tubuh harus kelebihan 7000 kalori.
  • 1 buah melon potong abang-abang menghasilkan 75 kalori, sayuran semangkok bakso penuh menghasilkan 35 kalori, satu sendok teh minyak menghasilkan 50 kalori, 1 gelas belimbing nasi menghasilkan 200 kalori, sepotong gorengan abang-abang menghasilkan 150 kalori, semangkuk bubur ayam komplit menghasilkan 600 kalori satu porsi gado-gado komplit dengan lontong dan telur bisa menghasilkan 1000 kalori .
  • Diet dilakukan untuk mengurangi massa lemak. Olah raga yang menambah massa otot tidak disarankan selama menjalankan program diet karena akan berpengaruh ke angka berat badan. Yang menjalankan program bisa jadi kecewa karena merasa beratnya tidak kunjung turun, padahal massa ototnya yang bertambah sementara massa lemaknya sudah berkurang.
  • Berat badan bisa turun lebih banyak jika mengurangi konsumsi karbohidrat dan garam.

Dulu, untuk mengukur keberhasilan program diet atau pola makan ei hanya fokus ke penurunan angka berat badan. Setelah beberapa kali mengikuti program diet berbayar, ei mengerti bahwa ada hal lain yang bisa dijadikan acuan keberhasilan program diet yaitu penurunan ukuran lingkar-lingkar badan. Seperti waktu ikut program diet dengan metoda konsumsi air kelapa, kali ini ei mencatat angka pengukuran yang dilakukan setiap kunjungan seminggu sekali ke Lighthouse. Dengan demikian keberhasilan program diet betul-betul terukur dengan angka. Jadi tidak perlu merasa kecewa berlebihan jika angka timbangan turunnya tidak significant jika ternyata ukuran pinggang berkurangnya lumayan, misalnya.

Ribet ga sih kalo tiap mau makan harus menghitung kalori yang akan dimakan ? Ya segala sesuatu akan berasa ribet diawal, sebentar-sebentar ei suka lihat ke aplikasi yang sengaja di instal di handphone untuk menghitung kalori dalam makanan atau minuman. Berjalan dengan waktu tentu saja akan semakin lihai mengira-ngira jumlah kalori yang dikandung dalam makanan atau minuman yang terlihat tanpa perlu melirik ke aplikasi tadi .

(Visited 1,142 times, 2 visits today)

Comments 4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *