Tanggalnya gigi susu pertama Keisha

Hari itu, pulang kerja, langsung disambut heboh sama K#1 : “Bunda, liat, gigi aku ada yang udah goyang lagi, trus tumbuh juga”. Lagi? Ya, ini yang kedua.

Yang pertama kali adalah gigi depan atas. Waktu kita konsultasikan ke dokter gigi, katanya secara normal, gigi susu yang akan tanggal duluan pada anak2 adalah gigi depan bawah. Jadinya Keisha di minta rontgen dulu. Dari hasil rontgen, dokter gigi menduga bahwa goyangnya gigi tersebut abnormal. Mungkin karena trauma, bisa terbentur atau gigit makanan yang keras. Untuk di cabut, dikhawatirkan akan menimbulkan trauma cabut gigi karena harus dibius lokal. Juga kasian karena bakal gigi penggantinya masih baru sekitar 3 bulan lagi tumbuhnya. “Kasihan nanti ompongnya kelamaan”, gitu katanya.
Saat itu dokter gigi menyarankan untuk observasi dulu. Syukur2 kalo dalam perjalanan observasi, giginya udah lepas sendiri. Observasinya sendiri terus menerus sampai Keisha merasa ga nyaman lagi dengan kondisi gigi yang goyang itu.
Catatan khusus untuk dokter gigi yang ini, baik sih, dokter senior sepertinya, hanya agak2 kurang komunikatif sama anak. Padahal judulnya dokter gigi anak.

Eh, belum lepas gigi atas depan itu, udah goyang lagi gigi yang bawah. Setelah di liat, ternyata gigi penggantinya udah muncul di permukaan gusi, agak di belakang gigi yang goyang. Kita bawa lagi konsultasi ke dokter gigi. Waktu daftar, ternyata dokter gigi anak sudah penuh antrian-nya. Jadinya kita pilih dokter gigi umum yang menurut bagian pendaftaran biasa menangani gigi anak juga.

Dokternya lebih muda, tapi jauh lebih bawel komunikatif dengan anak dibanding dokter yang diceritain tadi. Setelah diceritakan dan dilihat kondisinya, dokter menyarankan untuk mencabut gigi yang bawah dulu. Karena gigi penggantinya sudah muncul, jadi gigi yang goyang itu kecil kemungkinannya untuk lepas sendiri. Harus dibantu dokter. Urgensi nya lebih tinggi.
Sementara gigi yang atas, dokter sarankan tunggu seminggu lagi. Kalau masih belum lepas juga, baru dibantu dilepas. Kalau hari itu juga 2-2nya di cabut, takutnya Keisha ga nyaman dan malah nanti trauma ke dokter gigi lagi.

Awalnya sih Keisha agak kurang nyaman sepertinya, tapi dokter gigi dan susternya pinter bikin Keisha akhirnya lebih nyaman. Bunda udah deg2an takut pake acara heboh karena harus di bius lokal. Tapi ternyata Keisha bisa melewati semuanya tanpa air mata sampai ritual cabut gigi selesai. Anak Bunda ini memang hebaaatt!!!

Selesai cabut gigi, dokter giginya bilang, : “Nanti sering2 dipantau ya Bunda, biasanya setelah tanggal yang pertama, sebelahnya ga lama lagi bakal goyang juga”.
OK deh dokter, semoga kunjungan berikutnya Keisha ga menolak untuk diajak ya …

Ada bisikan lain di sudut hati Bunda : “Cepat sekali kamu menjadi besar Nak”. *hiks*

(Visited 339 times, 1 visits today)

Comments 4

  • Bunda keysha perkenalkan. Sy Aida, bunda Nadya (6th 1bl). Anakku ini gigi bawahnya mulai goyang, setelah dilihat lg ternyata dj belakangnya sudah muncul beberapa gigi. Kasusnya sptnya mirip y dgn Keysha.. Ini pengalaman pertama utk saya.. Apa sy harus bawa ke dokter gigi y, krn anakku udah g mau aja dibawa ke dokter…

  • kok muka Keisha jadi beda yah?

    ei : beda donk tante, udah jadi anak gadis ini ;-)

  • Keke juga giginya tanggal harus di bantu sm dokter karena giginya roges jd susah utk copot dengan sendirinya..

    ei : kalo mesti dibantu dokter ini bikin deg2an bundanya, ya ga sih ? :)

  • wah aku harus belajar nih menghadapi anak yang giginya tanggal. Pasal belum ada yang tanggal soalnya

    ei : wah, Pascal belum ada yg tanggal ya? Umurnya berapa?