ncis-season-14-cbs

Akhir minggu kemarin ei berkesempatan nonton film serial kesayangan NCIS serial 14 episode 1. Di film itu diceritakan kalau Gibbs, sang team leader NCIS sedang mencari pengganti salah satu timnya, Anthony Dinnozo (Tony) yang memutuskan untuk mengundurkan diri. Tony tiba-tiba menemukan anaknya dan memutuskan untuk menjauh dari kehidupan berbahaya dalam rangka mengasuh anaknya itu.
Di salah satu scene diceritakan kalau Alex Quinn, yang membantu mencarikan pengganti ini komplen karena dari 8 kandidat yang ditawarkan, semuanya di tolak oleh Gibbs. Dan Alex Quinn pun diundang hadir oleh Gibbs untuk observasi secara langsung dan menyimpulkan kandidat seperti apa yang cocok dengan yang dibutuhkan oleh Gibbs dan tim.

btw gambar NCIS ambil dari sini : https://televisionseries.biz/ncis-season-14

Cukup ya sinopsisnya, ei ga akan bahas detail filmnya koq. Salah satu yang bikin ei tertarik untuk ngikutin film-film serial senada seperti NCIS ini adalah teamwork atau bekerja dalam sebuah tim.
Mencari anggota tim, kalau hanya sekedar memenuhi jumlah anggota supaya terlihat banyak sih gampang banget. Tapi mencari yang mau sama-sama bekerja, saling mengisi dan mendukung anggota tim yang lain dalam meraih tujuan bersama memang ngga mudah.

Pengalaman ei mengajarkan kalau ternyata dalam membangun sebuah tim, keahlian/kepandaian itu meskipun diperlukan tapi bukan yang utama. Tentu saja pada kondisi tertentu tetap ada kebutuhan minimum dari keahlian yang harus dipenuhi. Tetapi, sikap (attitude) kepedulian terhadap tim secara keseluruhan lebih memegang peranan penting.

Berikut adalah empat hal yang menurut ei penting untuk dimiliki oleh setiap anggota tim (termasuk team leader-nya) dalam membangun sebuah teamwork yang kompak dan solid :

  1. Mengerti peran diri sendiri di dalam tim
    Setiap individu dalam sebuah tim harus memiliki peran sesuai dengan keahliannya masing-masing untuk berkontribusi dalam rangka meraih tujuan bersama. Peran setiap anggota tim harus jelas dari awal dan dimengerti untuk menghindari kesalahpahaman ditengah perjalanan.
  2. Teamwork1

    Gambar dari https://www.teamworkandleadership.com/2014/01/the-perfect-story-for-teamwork-a-powerful-team-tale-4-tips.html

    Mengerti peran anggota tim yang lain
    Dengan memahami peran anggota tim yang lain diharapkan akan memunculkan empati. Empati di sini maksudnya adalah dapat menempatkan diri sendiri jika berada diposisi tim yang lain. Dengan demikian setiap anggota tim akan lebih mengerti dukungan apa yang diperlukan oleh anggota tim yang lain. Mengerti kesulitan yang akan dihadapi anggota tim yang lain jika dirinya tidak melakukan perannya dengan benar.

  3. Mengatur ekspektasi
    Setelah mengerti peran diri sendiri dan anggota tim yang lain, biasanya setiap anggota tim memiliki ekspektasi terhadap anggota tim yang lain dan juga terhadap lingkungan di mana tim nya akan bekerja. Perlu dipahami bahwa setiap individu adalah unik, begitu juga dengan ekspektasinya. Tidak semua ekspektasi terpenuhi itu sudah pasti. Jika menemukan hal seperti ini, maka tidak salah jika dilakukan penyesuaian terhadap ekspektasi.
    Penyesuaian terhadap ekspektasi ini bisa dilakukan terus menerus. Sampai kapan? Sampai batas yang bisa ditolerir untuk mengejar tujuan bersama yang sudah ditetapkan di awal.
  4. Komunikasi
    Komunikasi selalu memegang peranan penting dalam interaksi antar individu. Ketiga point di atas tidak akan berpengaruh terhadap keberhasilan tim jika tidak di komunikasikan.
    Komunikasi diperlukan untuk menyampaikan apa yang dirasakan, apa yang diharapkan agar tercipta saling mengerti dan akhirnya mendapatkan kesepakatan apa yang akan dilakukan demi tercapainya tujuan bersama.
Teman satu team di kantor saat ini, ngga semuanya ada di foto

Teman satu team di kantor saat ini, ngga semuanya ada di foto

Kemudian apa yang bisa menggagalkan terpenuhinya 4 hal di atas di setiap diri anggota tim ? Jawabannya adalah ego. Ya, bergabung dalam sebuah tim artinya sudah siap untuk menyimpan egonya dalam-dalam demi meraih tujuan bersama.
Tidak ada yang merasa paling penting karena setiap peran dalam sebuah teamwork memiliki kedudukan yang sama. Setiap peran sama-sama diperlukan dalam rangka mencapai tujuan bersama. Jadi tidak ada peran yang istimewa.
Setidaknya itu yang ei rasakan selama sekian belas tahun bergaul di dunia kerja.

Pssst percaya ngga, keempat hal tersebut di atas bisa diterapkan tidak hanya di dunia kerja lho. Sangat bisa diaplikasikan dikehidupan sehari-hari yang melibatkan interaksi kita dengan individu lain. Contohnya dalam berkeluarga (pasangan dan anak-anak), dalam kehidupan bertetangga dan bahkan dalam bekerja sama dengan asisten rumah tangga.
Jika setiap orang bisa menerapkan empat hal di atas dalam berinteraksi dengan individu lain sepertinya kehidupan akan terasa lebih damai.

Ada yang mau nambahin? Silahkan sampaikan di komen ya 😉 .

(Visited 604 times, 1 visits today)
Last modified: November 29, 2018

Author

Comments

Setuju kak, mencari yang mau sama-sama bekerja, saling mengisi dan mendukung anggota tim yang lain dalam meraih tujuan bersama memang ngga mudah 🙂

Cheers,
Dee – heydeerahma.com

keren tulisannya,,,,

teamwork wajib emang untuk berbagai macam grup 😀

makasih sharingnya, mga makin berkah ilmunya..

gap usia teamwork saya cukup jauh, antara yang mau pensiun dan yg masih muda-muda
Tapi, kadang ada asyiknya juga, yang penting bisa saling ngemong
Sepakat juga bu, Komunikasi,

Bismillah, semoga dikuatkan, diberi ilmu tambahan dan diberi kelancara. sukses selalu teamwork ku dan teamwork mu mbak.

wah dlu pas awal2 bangun bisnis pusingnya naudzubillah ngurusn SDM teamwork kayanya udh mau ngibarin bendera putih aj. Alhamdulillah berkat kesabaran saya sekarang udh mengerti polanya

mengerti, menerima alsan/pendapat dan mampu bekerja keras itu adalah salah satu pilar penting bagi kita, untuk mencapai tujuan bersama

Makasih bnyak atas infonya.. sangat bermanfaat.

yang terpenting itu bisa mengerti satu sama yang lainnya

Kalau menurut saya yang paling penting dalam membangun team work adalah komunikasi. Karena jika miss communication akibatnya bisa fatal hehe 🙂 keren postingannya ..

Kerja sama memang perlu dibangun dalam mewujudkan cita-cita bersama

Bagus juga tips untuk membangun teamwork yang sulit, bisa nih dipraktekin…

Gimana ya? untuk jalanin kayak gitu soalnya setiap orang itu memiliki perbedaan. nah, untuk mempersatukannya boleh mintak tolong tipsnya dong??

    Tidak ada yang diciptakanNya sia-sia. So jadikan perbedaan itu untuk memperkuat team. Setiap kelebihan dan kekurangan seseorang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok koq, jadi saling melengkapi

Cara mengatasi Temen sekelompok yang memiliki Karakteristik beragam gimana kak ?

pengalaman ngerkrut orang agak susah nyari yang loyal, dengan membaca gambaran dari article ini, alhamdulillah nambah wawasan,

    Mungkin definisi loyal-nya yang harus di revisi ya. Generasi sekarang yang lebih banyak di kelompok Gen Y dan Gen Z memang nature-nya ngga betah lama2 di satu tempat.

adakan acara permainan secara berkelompok, misalnya tarik tambang ataupun yg lainnya.. itu juga bisa membangun team. ini salah satu caraku untuk membangun team.

setuju banget, sayangnya perkara “team work” ini jarang dibahas di sekolah konvensional, kira2 kenapa begitu ya?

    Udah ada ah, dengan adanya tugas kelompok, atau tanding olah raga beregu, itu juga salah satu pendidikan teamwork lho … 😉

sulit banget membangun team work, perlu waktu dan kejadian untuk menempanya.

Tapi guruku dulu pernah ngajarin kalau, sebaiknya saat kita membangun tim maka bersiap juga untuk meninggalkannya suatu saat nanti ;( #konteks projek kerjaan

    Yup, perpisahan itu jodohnya pertemuan kan ya hehehe …
    tapi jangan khawatir, tim yg kompak bisa dibentuk lagi koq ditempat baru 😉

apa hal pokok yang harus diperhatikan ketika kita membentuk tim?
bagaimana cara memilih anggota tim nya ya Mbak?
thank dan salam kenal

    Kalau saya sih score good attitude selalu lebih tinggi dari skill.
    Salam kenal juga, makasih udah mampir 😉

Team work paling enak kalau semuanya kompak. Pusing deh kalau pada mentingin ego. NCIS 14 udha ada, ya? Wah, saya ketinggalan

ih betul sekali susah banget ya bisa mencari yang kuat dan mau kerja sama, perlu kepedulian dan kerjasama yang baik

Udah kenyang dg berbagai polah team or model teamwork. Hence, I like it because I can learn soooo many things. And yes, bisa diadopt utk berbagai bentuk grup termasuk keluarga

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.