Tiket KRL

tiketbgrjktUdah lama pengen nulis tentang ini. Tapi baru sekarang dapet tiket KRL Pakuan utuh tanpa bolong sebagai pelengkap postingan ini ;) .

Sejak tinggal di cilebut awal 2003 (iya, awal banget, malem taun baru 2003 adalah malem pertama tinggal di cilebut :) ), ei jadi pelanggan kereta listrik. Udah sempet ngerasain kondisi dalem kereta yang mau sedikit geser kaki aja susah, atau agak lowong tapi tetep ga dapet duduk dengan extra di senggol2 sama pedagang yang mondar mandir (kadang2 kaki sedikit kelindes roda dagangan),  sampe yang nyaman ber-ac, berdiri atau dapet tempat duduk.

Komunitas KRL ini punya milis dan web juga. Berbagai hujatan masukan untuk para pengurus KRL atau info mengenai kondisi lalin KRL (KRL mogok, gangguan sinyal wessel, stasiun kebanjiran) berseliweran tiap hari di milis dan web.

tiketjktbgrSuka dukanya pake KRL, hmmm banyak lah… kalo cerita di sini, bisa jadi ber-session2 kayak sinetron Cinta Fitri :P .  But kali ini ei pengen sharing mengenai tiket KRL.

Sekali waktu pernah ada yang bahas di milis, seorang penumpang dari bogor, waktu beli tiket di loket, dikasih tiket utuh, yang belum bolong (di atas kereta, pada saat pemeriksaan tiket dilakukan pembolongan tiket sebagai tanda tiket tersebut udah digunakan dan tidak bisa digunakan kembali), sisi yang  biasanya disobek di pintu masuk peron juga masih ada, tapi kondisi tiket udah lecek, dan curiga kalo itu tiket bekas yang dijual kembali.

Pernah ngebahas ini sama abang. Kemungkinan untuk menjual kembali tiket utuh memang mungkin banget.  Kita ambil contoh tiket KRL Pakuan (Bogor-Jkt), yang dijual 11rb.

Bogor adalah salah satu kota satelitnya Jakarta, selain Depok, Tangerang dan Bekasi dimana banyak banget orang yang kerja di Jakarta tapi memilih untuk tinggal di Bogor (istilah bekennya mah commuter). Transportasi yang dipake salah satunya KRL Ekspress Pakuan ini (selanjutnya KRL Ekspress Pakuan kita sebut Pakuan aja ya) . Jadwal Pakuan paling pagi adalah jam 6.10 dengan tujuan  Tanah Abang (jadwal tiba jam 7.05), yang berikutnya tujuan stasiun Kota, jadwal berangkat 6.23 dan tiba 7.19. *Untuk jadwal lengkapnya bisa liat di sini*.
Kebetulan Abang sering dapet keleluasaan untuk dateng ke kantor siang, biasanya karena dari pagi udah mesti connect ke network kantor dari rumah untuk ngeberesin masalah. Abang cerita, penumpang Pakuan Bogor-Jkt sampe siang (jam 11) tetep rame, dalam artian, ga sampe desek2an, tapi tetep aja masih ada yang ga kebagian duduk.

Tertulis di belakang karcis point 2 : Tanpa diminta karcis harus diperlihatkan kepada petugas pemeriksa (Penjaga Portir Masuk/Kondektur/Petugas Lainnya) dan diserahkan ke Penjaga Pintu Keluar Stasiun tujuan.

tiketblkgNah, untuk yang karcisnya utuh, ga ada bolongnya, dan bagian yang mestinya disobek di pintu masuk peron masih ada, sangat mungkin untuk disortir sama oknum dari PT KAI yang bertugas di Pintu Keluar Stasiun tujuan itu, dikumpulkan, dititipkan sama temannya yang bertugas di kereta yang balik ke arah bogor, untuk dijual lagi di loket Bogor bukan?
Tiket Pakuan paling pagi, bisa terjual lagi untuk paling cepet Pakuan jadwal jam 10-an.

Ih, koq negatif thinking banget sih jadi orang? Hmmm… ei sama Abang pernah liat petugas di pintu keluar stasiun memilah2 mana tiket yang masih utuh dan yang sudah tidak utuh (di bolongin petugas di kereta atau di sobek sendiri sama penumpang).

Terlepas dari hasil penjualan kembali itu akan masuk kantong PT KAI atau kantong pribadi dari oknum2 yang tidak bertanggungjawab, ei dan abang mengajak para pengguna KRL untuk memperkecil kesempatan bagi para oknum itu melakukan hal yang tidak benar seperti yang udah dicurigai di atas (baru dicurigai yaaaa, belum terbukti benar). Caranya adalah dengan menyobek sendiri tiket KRL yang sudah digunakan tapi masih utuh (tanpa lubang dan sobekan) sebelum diserahkan ke Penjaga Pintu Keluar Stasiun.

Ga susah kan ya? Kan katanya niat kejahatan bisa muncul karena ada kesempatan ya … Nah, mudah2an dengan tindakan yang sangat keciiil sekali ini kita bisa ikut mengurangi kesempatan terjadinya kejahatan yang katanya udah menjamur di negri ini ;) *lebay mode on*.

(Visited 216 times, 1 visits today)